http://pks.or.id | | Update: Senin, 23/11/2009 15:48  
Cari Cepat:  
» Kasus Bibit-Chandra: "Ada SMS, Kejaksaan Deponir Bibit-Chandra" (23/11/09) » Usut Skandal Century: Lampu Hijau (20/11/09) » Perbaikan Program Kepemudaan Picu Prestasi Olahraga (20/11/09) » Menkes Harus Bertanggung Jawab Terhadap Korban Obat Kaki Gajah (20/11/09) » Kewenangan Syahbandar Dikebiri, Indikasi Tarik-Menarik Kepentingan (18/11/09) »
  PROFIL FRAKSI: Visi, Misi dan Program | Kegiatan | Pengurus | Anggota
  Home » Berita » Liputan Media
 
 Home  
 Berita  
 Legislasi  
 Siaran Pers  
 Profil Anggota  
 Sikap Fraksi  
 Berita Foto  
 Download  
 Wacana  


:: Arsip
:: Link Website
:: RSS


Senin, 16/11/2009 07:50:38 | 146 hit | Versi Cetak | Email ke Rekan


Angket Century untuk Akomodasi Aspirasi Publik
Fraksi-PKS Online: Angket Bank Century yang diajukan oleh beberapa anggota DPR tidak dimaksudkan untuk melancarkan intrik politik. Angket ini justru untuk mengakomodir aspirasi publik. “Hak angket Bank Century adalah mekanisme demokratis yang ditempuh dalam upaya mengakomodasi aspirasi publik,” ujar salah satu inisiator angket Bank Century dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), Mukhamad Misbakhun kepada wartawan di Jakarta, Minggu (15/11/2009).

Menurut anggota Komisi VI ini, pemberian dana talangan (bail-out) sebesar Rp 6,7 T kepada Bank Century diduga bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. Dia menilai dimensi keadilan publik juga terusik saat sejumlah nasabah merasa dirugikan oleh kebijakan yang seharusnya berpihak kepada mereka.

Seharusnya, kata dia, Bank milik Robert Tantular ini tak perlu mendapat kucuran dana.

"Di sinilah pentingnya pengajuan angket Bank Century. Saya sebagai salah seorang inisiator menadatangani dan mendukung angket ini agar persoalan Century menjadi jelas," tandas Misbakhun.

Dia mengatakan, dua pejabat penting di balik kucuran bailout ke Bank Century perlu memberi klarifikasi soal ini. Mereka adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani yang ketika dana talangan diputusakan 20-21 November 2008, menjadi Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dan juga Menteri Keuangan. Selain itu, adalah Wakil presiden Boediono yang ketika itu menjadi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Apalagi, kata dia, Boediono sudah menyatakan siap untuk diperiksa. Bahkan Boediono menyatakan angket itu sebagai sesuatu yang wajar diajukan.

"Kepercayaan publik terhadap Sri Mulyani dan Boediono membutuhkan jawaban atas persoalan yang mengaitkannya sebagai pihak yang menandatangani pengucuran dana tersebut," katanya.

Oleh karena itu, menurut dia, tanpa penegasan sikap dari pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap kucuran dana ke Bank Century, implikasi politik penggunaan hak angket DPR bisa menghasilkan mosi tidak percaya sekaligus konsekuensi yuridis bagi mereka yang terlibat di dalamnya.

Namun, politisi muda PKS ini mengingatkan, kekhawatiran itu tidak perlu berlebihan jika pihak-pihak yang bertanggung jawab tersebut telah melakukan tindakan yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan bersedia memberikan klarifikasi.

Angket Bank Century mulai diusulkan secara resmi, Kamis 12 November, dan ditandatangani oleh sedikitnya 140 anggota dari 8 fraksi, kecuali Fraksi Partai Demokrat. Usulan angket ini akan dibahas dalam rapat Badan Musyawarah DPR pada Selasa 17 November mendatang, untuk selanjutnya dibawa ke rapat paripurna untuk disahkan.

(Rez/lrn)


Sumber: DetikCom
Pengirim: Rafli W Update: 16/11/2009 Oleh: Rafli W


Kamis, 12/11/2009
Pemerintah Harus Cepat Tetapkan HET Pupuk
Selasa, 10/11/2009
Calhaj Melahirkan di Madinah, Indikator Buruknya Pelayanan Kesehatan Haji
Kamis, 05/11/2009
Indonesia Mendukung Perjuangan Palestina
Kamis, 05/11/2009
90 Persen Lebih Bangsa Indonesia Dukung Palestina
Senin, 02/11/2009
Usut Tuntas ’Kalimat Mesum’ di Soal Ujian



20/11/2009
Usut Skandal Century
Lampu Hijau

20/11/2009
Program 100 Hari Mendiknas Normatif

20/11/2009
Kuntoro Tak Pantas Koordinatori Ganyang Mafia Hukum

20/11/2009
Perbaikan Program Kepemudaan Picu Prestasi Olahraga

20/11/2009
Menkes Harus Bertanggung Jawab Terhadap Korban Obat Kaki Gajah

 





Politik:Pertahanan - Luar Negeri - Informasi - Pemerintahan & Otoda - Aparatur Negara - Agraria - Hukum & Perundang-undangan - HAM - Keamanan
Infrastruktur:Pertanian & Pangan - Perkebunan dan Kehutanan - Kelautan dan Perikanan - Perhubungan & Telekomunikasi - Pekerjaan Umum - Perumahan Rakyat - Pembangunan Pedesaan - Energi & Sumberdaya Mineral - Riset & Teknologi - Lingkungan Hidup
Ekonomi:Perdagangan - Industri - Investasi - Koperasi & UKM - BUMN - Keuangan - Perencanaan Pembangunan Nasional - Lembaga Keuangan
Kesra:Agama & Sosial - Pmberdayaan Perempuan - Kependudukan & Transmigrasi - Kesehatan - Tenaga Kerja - Pendidikan - Pemuda & Olahraga - Pariwisata & Kebudayaan
Dari Redaksi:


  Untuk tampilan terbaik gunakan Internet Explorer 5.5 atau lebih
  Silakan hubungi kami: Redaksi | WebMaster

Copyright © 2005 Fraksi PK Sejahtera DPR-RI  
All right reserved | Form Aspirasi | Disclaimer