http://pks.or.id | | Update: Senin, 23/11/2009 15:48  
Cari Cepat:  
» SIARAN PERS FRAKSI PKS DPR: FPKS DESAK REFORMASI PERBANKAN NASIONAL (23/11/09) » Kasus Bibit-Chandra: "Ada SMS, Kejaksaan Deponir Bibit-Chandra" (23/11/09) » Usut Skandal Century: Lampu Hijau (20/11/09) » Perbaikan Program Kepemudaan Picu Prestasi Olahraga (20/11/09) » Menkes Harus Bertanggung Jawab Terhadap Korban Obat Kaki Gajah (20/11/09) »
  PROFIL FRAKSI: Visi, Misi dan Program | Kegiatan | Pengurus | Anggota
  Home » Berita » Liputan Media
 
 Home  
 Berita  
 Legislasi  
 Siaran Pers  
 Profil Anggota  
 Sikap Fraksi  
 Berita Foto  
 Download  
 Wacana  


:: Arsip
:: Link Website
:: RSS


Senin, 16/11/2009 15:49:54 | 152 hit | Versi Cetak | Email ke Rekan


"Bola" di Tangan Presiden...
Fraksi-PKS Online: JAKARTA, KOMPAS.com — Pulang dari lawatan pertemuan APEC di Singapura, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan "dihadiahi" laporan kerja Tim Delapan yang dibentuknya untuk memverifikasi fakta atas kasus dua pimpinan KPK (nonaktif), Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Rianto. Sikap Presiden terhadap rekomendasi itu sangat dinantikan. Kabarnya, rekomendasi juga berisi mengenai reposisi dan reformasi di lembaga penegakan hukum.

Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil mengatakan, tak ada pilihan lain bagi Presiden selain menerima rekomendasi tersebut. "Presiden memang punya hak untuk menerima atau menolak rekomendasi Tim Delapan. Tapi kedua pilihan itu ada konsekuensinya," kata Nasir, anggota Fraksi PKS, kepada Kompas.com, Senin (16/11).

Jika menolak atau tidak menindaklanjuti isi rekomendasi, menurut Nasir, Presiden sudah "menampar" wajahnya sendiri. "Iya dong, kan tim itu dibentuk Presiden, sudah bekerja kok malah dicuekin hasilnya," kata dia.

Jika menerima maka hal utama yang harus dilakukan oleh Presiden adalah menindaklanjuti dengan melakukan pembenahan tiga institusi penegak hukum di Indonesia. "Artinya, Presiden harus mempercepat reformasi di Polri, Kejaksaan Agung, dan KPK. Bagaimanapun juga, lembaga-lembaga itu dihuni oleh manusia, bukan malaikat. Dan menurut saya, tidak ada jalan lain bagi Presiden selain menerima rekomendasi tersebut," ujar Nasir.

Ia mengingatkan, pengabaian atas rekomendasi Tim Delapan akan berimbas pada melunturnya kepercayaan masyarakat pada pemerintahan SBY-Boediono. Akhirnya, persaingan antara lembaga penegakan hukum dikhawatirkan semakin meruncing.

"Sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, Presiden harus menerima rekomendasi dengan lapang dada, termasuk jika harus ada yang dipertanggungjawabkan secara hukum," katanya.

Persoalan yang sudah demikian jauh membutuhkan penyelesaian oleh Presiden. "Bagaimanapun, setelah rekomendasi diserahkan, 'bola' ada di tangan Presiden. Mau dilempar ke mana lagi?" ujar Nasir retoris.


Sumber: Kompas Cyber Media
Pengirim: Khairunnisa


Senin, 16/11/2009
Selidiki Kemungkinan Human Error, Komisi IX Usul Buat TPF
Senin, 16/11/2009
Angket Century untuk Akomodasi Aspirasi Publik
Kamis, 12/11/2009
Pemerintah Harus Cepat Tetapkan HET Pupuk
Selasa, 10/11/2009
Calhaj Melahirkan di Madinah, Indikator Buruknya Pelayanan Kesehatan Haji
Kamis, 05/11/2009
Indonesia Mendukung Perjuangan Palestina



23/11/2009
SIARAN PERS FRAKSI PKS DPR
FPKS DESAK REFORMASI PERBANKAN NASIONAL

20/11/2009
Usut Skandal Century
Lampu Hijau

20/11/2009
Program 100 Hari Mendiknas Normatif

20/11/2009
Kuntoro Tak Pantas Koordinatori Ganyang Mafia Hukum

20/11/2009
Perbaikan Program Kepemudaan Picu Prestasi Olahraga

 





Politik:Pertahanan - Luar Negeri - Informasi - Pemerintahan & Otoda - Aparatur Negara - Agraria - Hukum & Perundang-undangan - HAM - Keamanan
Infrastruktur:Pertanian & Pangan - Perkebunan dan Kehutanan - Kelautan dan Perikanan - Perhubungan & Telekomunikasi - Pekerjaan Umum - Perumahan Rakyat - Pembangunan Pedesaan - Energi & Sumberdaya Mineral - Riset & Teknologi - Lingkungan Hidup
Ekonomi:Perdagangan - Industri - Investasi - Koperasi & UKM - BUMN - Keuangan - Perencanaan Pembangunan Nasional - Lembaga Keuangan
Kesra:Agama & Sosial - Pmberdayaan Perempuan - Kependudukan & Transmigrasi - Kesehatan - Tenaga Kerja - Pendidikan - Pemuda & Olahraga - Pariwisata & Kebudayaan
Dari Redaksi:


  Untuk tampilan terbaik gunakan Internet Explorer 5.5 atau lebih
  Silakan hubungi kami: Redaksi | WebMaster

Copyright © 2005 Fraksi PK Sejahtera DPR-RI  
All right reserved | Form Aspirasi | Disclaimer